• Tlp/Fax: (0541) 661073 – 661954
  • disbun@mail.kukarkab.go.id
ALI MURSIDI PETANI MILENIAL PERKEBUNAN
01 Agustus 2022 Admin Website Artikel 61
ALI MURSIDI PETANI MILENIAL PERKEBUNAN

Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki cukup luas lahan potensial untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian, tercatat jumlah lahan potensial untuk pertanian di Kab. Kukar seluas 600 ribu ha, namun baru 18 ribu ha yang telah dimanfaatkan (Dinas Pertanian, 2020).

Pertanian sendiri merupakan sektor yang cukup menjanjikan, bahkan menjadi salah satu yang dapat bertahan pada saat dimana usaha lainnya melemah karena Pandemi Covid-19 beberapa waktu yang lalu.

Kendati demikian, tak banyak generasi muda yang berminat menggeluti usaha budidaya pertanian, pada Tahun 2019, dari 67.849 orang yang berprofesi sebagai petani di kab kukar, hanya 12.81 % atau 8.687 orang yang berusia dibawah 35 tahun (Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, 2019).

Beberapa sumber menyebutkan, sulitnya regenerasi petani disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah rendahnya SDM, tidak adanya kepastian finansial, keterbatasan modal untuk pembiayaan sarana dan prasarana, dan yang paling utama adalah  anggapan bahwa menjadi petani merupakan pekerjaan yang harus selalu basah-basahan dan kotor, sehingga menyebabkan lebih banyak generasi milenial memilih untuk menjadi karyawan atau pegawai kantoran.

Meskipun jumlahnya relatif sedikit, beberapa pemuda justru mengambil peran dalam pembangunan pertanian di wilayahnya masing-masing salah satunya adalah Ali Mursidi, pemuda kelahiran Klaten 28 Desember 1984 ini merupakan petani komoditi karet Desa Prangat Selatan Kec. Marang Kayu.

 

Ali Mursidi merupakan seorang anak petani, berawal dari membantu memelihara kebun orang tuanya, Ali sapaan Ali Mursidi, perlahan menyadari prospek budidaya tanaman karet untuk jangka panjang.

Meskipun harus bertahap dan bersabar karena terbatasnya modal untuk kebutuhan persiapan lahan, sarana bibit dan pemeliharaan, "kendala awalnya keterbatasan modal, tapi saya tetap usahakan, prinsip saya tetap semangat dan berusaha sampai kelak membuahkan hasil, sing nandur bakal ngunduh" ujarnya.

Saat ini Ali telah berhasil mengembangkan tanaman karet dengan jumlah kebun seluas 4 ha. selain tanaman karet Ali juga mengusahakan budidaya jeruk seluas 2 ha dan budidaya ikan, serta berniat melakukan ekstensifikasi tanaman kopi dan porang. Dari hasil pertanian yang dikelolanya,  Ali tidak hanya dapat membantu orang tua dan saudara, namun bersama rekan-rekannya juga giat melakukan kegiatan-kegiatan sosial disekitarnya.

Ketua Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Prangat Selatan ini termotivasi untuk membangun ekonomi masyarakat di wilayahnya melalui usaha budidaya pertanian.

Ali berharap terus mendapat dukungan dari Pemerintah, baik dari segi pembinaan SDM maupun ketersediaan sarana dan prasarana terutama Pupuk Bersubsidi sebagai komponen utama peningkatan hasil produksi Kebunnya.

Ali termasuk petani muda yang sukses dalam usaha budidaya pertanian dan dapat menjadi contoh bagi para pemuda lainnya  terutama di Kabupaten Kutai Kartanegara, bahwa melalui pertanian kita bisa sejahtera.

(Fatkurrahman, 2022)

Sumber : Bidang Produksi


Artikel Terkait

Banner





Agenda

Rapat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Bulan Desember 2021
23 Desember 2021 s/d 23 Desember 2021

Sosialisasi Pembentukan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA)
16 Desember 2021 s/d 16 Desember 2021

Pelatihan SIP Kebun
06 Desember 2021 s/d 06 Desember 2021


Penguatan SAKIP
19 November 2021 s/d 19 November 2021

Statistik

Online 1
Pengunjung Hari Ini 56
Halaman Dikunjungi Hari Ini 155
Total Pengunjung 8929
Total Halaman Dikunjungi 141698

Cegah dan Atasi Kebakaran Lahan dan Kebun...