Kelapa Sawit, Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan di Kabupaten Kutai Kartanegara

Tenggarong, Komoditi kelapa sawit merupakan salah satu komoditi yang sangat strategis untuk dikembangkan. Sejak pertama kali dikembangkan  di Kalimantan Timur pada tahun 1982 melalui Proyek Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang dikelola oleh PTP VI, kebun kelapa sawit terus mengalami pertumbuhan  yang pesat. Perkebunan kelapa sawit jadi primadona seiring manfaat positif pertumbuhan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Perkembangan Luas dan Jumlah Petani Kelapa Sawit Rakyat dari tahun 2006 – 2017

Berdasarkan data series statistik Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai kartanegara, pada tahun 2006 luas kebun rakyat untuk komoditi kelapa sawit adalah seluas 6.945 hektar dengan jumlah petani / KK sebanyak 3.609 KK. Sampai dengan tahun 2017, angka ini terus mengalami kenaikan yang sangat pesat. Luas kebun rakyat kelapa sawit telah mencapai seluas 27.628 Hektar, atau mengalami peningkatan sebanyak 425% dari tahun 2006. Untuk jumlah petani, pada tahun 2017 petani kelapa sawit untuk kebun rakyat mencapai sebanyak 12.579 petani/kk. Meningkat sebanyak 286% dari tahun 2006.

Perkembangan Luas dan Produksi Kelapa Sawit Rakyat dari tahun 2006 – 2017

Sedangkan untuk produksi juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada tahun 2006 produksi kelapa sawit sebanyak 9.990 Ton tandan buah segar (TBS), dan meningkat menjadi 232.720 Ton TBS pada tahun 2017. Peningkatan produksi ini berbanding lurus dengan peningkatan luas kebun rakyat, dan juga kebun yang sudah memasuki masa produktif, pemupukan yang intensif, maupun meningkatnya sumber daya petani dalam mengelola kebun mereka.

Kelapa sawit menjadi komoditi dengan luas kebun yang paling besar jika dibandingkan dengan komoditi perkebunan lainnya. Kebun rakyat kelapa sawit terdapat disemua Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kecamatan Kembang Janggut menjadi sentra kebun kelapa sawit dengan luas kebun rakyat mencapai 5.017 Hektar, kemudian diikuti oleh Kecamatan Muara Badak dengan luas 4.878 Hektar dan Kecamatan Samboja dengan luas 3.395 Hektar.

Dengan mengacu pada data diatas, kelapa sawit menjadi andalan bagi sebagian masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk menunjang perekonomiannya. Dengan harga yang cenderung stabil, dan lahan yang dikembangkan masih luas, beberapa tahun ke depan kelapa sawit masih akan menjadi salah satu komoditi perkebunan yang akan terus di kembangkan oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. (Inp)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *